KabarKabari,- Tradisi menukarkan uang baru menjelang Hari Raya Idulfitri sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat di Indonesia. Setiap tahun, permintaan uang pecahan kecil meningkat drastis karena banyak keluarga ingin membagikan amplop Lebaran kepada anak-anak dan kerabat sebagai simbol kebahagiaan dan silaturahmi.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Bank Indonesia (BI) kembali membuka layanan penukaran uang baru melalui program resmi yang terintegrasi secara digital. Pada 2026, layanan ini hadir melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 dengan sistem pemesanan online melalui platform Pintar BI.
Artikel ini merangkum jadwal resmi, kuota penukaran, mekanisme pendaftaran, hingga tips agar masyarakat tidak kehabisan slot penukaran.
Permintaan Uang Baru Lebaran Selalu Meningkat
Momentum Ramadan dan Idulfitri identik dengan peningkatan aktivitas ekonomi. Kebutuhan uang tunai masih tinggi meskipun transaksi digital terus berkembang. Hal ini terjadi karena budaya pemberian uang tunai saat Lebaran masih sangat kuat di masyarakat.
Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H, BI bahkan menyiapkan uang layak edar sebesar Rp185,6 triliun. Dari jumlah tersebut, Rp8,6 triliun secara khusus dialokasikan untuk layanan penukaran uang baru bagi masyarakat.
Langkah ini menunjukkan bahwa kebutuhan uang baru saat Lebaran masih menjadi prioritas utama dalam pengelolaan distribusi uang rupiah.
Jadwal Resmi Tukar Uang Baru Lebaran 2026
Program SERAMBI 2026 dilaksanakan dalam periode:
- 13 Februari – 15 Maret 2026
Program ini berlangsung di seluruh satuan kerja kas BI dan mitra perbankan.
Sementara itu, untuk layanan penukaran fisik melalui kas keliling dan titik layanan lainnya, jadwal tahap awal penukaran berlangsung:
- 18 – 27 Februari 2026 (periode awal penukaran)
Adapun jadwal pembukaan pendaftaran online:
- Pulau Jawa: mulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB
- Luar Jawa: mulai 14 Februari 2026 pukul 08.00 WIB
Karena sistem berbasis kuota, masyarakat disarankan mendaftar segera setelah pendaftaran dibuka.
Kuota dan Batas Maksimal Penukaran
Untuk memastikan pemerataan distribusi uang baru, BI menetapkan batas maksimal penukaran per orang.
Batas maksimal paket penukaran 2026:
- Total maksimal: Rp5,3 juta per orang
Rincian pecahan dalam paket antara lain:
- Rp50.000
- Rp20.000
- Rp10.000
- Rp5.000
- Rp2.000
- Rp1.000
Kebijakan ini bertujuan agar distribusi uang baru merata dan dapat dinikmati lebih banyak masyarakat.
Cara Tukar Uang Baru Lewat Pintar BI
Proses penukaran kini sepenuhnya digital melalui sistem pemesanan online. Masyarakat wajib melakukan reservasi sebelum datang ke lokasi penukaran.
Langkah-langkahnya:
- Akses website Pintar BI
- Pilih menu penukaran uang melalui kas keliling
- Pilih provinsi dan lokasi penukaran
- Pilih tanggal dan jam layanan
- Isi data diri sesuai KTP
- Tentukan jumlah pecahan uang sesuai batas maksimal
Setelah berhasil melakukan pemesanan, masyarakat wajib:
- Membawa bukti pemesanan
- Membawa KTP
- Membawa uang yang akan ditukar
Penukaran tanpa pemesanan (go-show) tidak dilayani.
Lokasi dan Titik Layanan Penukaran
Penukaran uang baru tersedia di ribuan titik layanan, termasuk:
- Kas keliling BI
- Kantor cabang bank mitra
- Titik layanan terpadu di lokasi strategis
Secara nasional, layanan tersedia di lebih dari 2.800 lokasi dengan total ribuan titik layanan.
Hal ini bertujuan memudahkan masyarakat mendapatkan layanan penukaran tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Kenapa Harus Daftar Lebih Awal?
Kuota penukaran bersifat terbatas setiap harinya. Jika terlambat mendaftar, kemungkinan besar slot akan habis.
Sistem digital juga menerapkan waiting room jika trafik tinggi, sehingga pengguna mungkin harus menunggu giliran saat mendaftar.
Karena itu, masyarakat dianjurkan:
- Memantau jadwal pembukaan pendaftaran
- Menyiapkan data pribadi sejak awal
- Mengakses situs segera setelah pendaftaran dibuka
Peran Strategis Program SERAMBI
Program ini tidak hanya soal distribusi uang baru. Program SERAMBI juga bertujuan:
- Menjaga kualitas uang beredar
- Mengurangi antrean fisik
- Meningkatkan keamanan transaksi
- Mendukung stabilitas sistem pembayaran
Selain itu, BI juga tetap mendorong penggunaan pembayaran digital selama Ramadan dan Lebaran, meski kebutuhan uang tunai tetap tinggi.
Kesimpulan
Layanan penukaran uang baru Lebaran 2026 melalui Pintar BI menjadi solusi modern untuk tradisi lama masyarakat Indonesia. Dengan sistem online, masyarakat dapat menghindari antrean panjang sekaligus memastikan ketersediaan uang baru.
Namun, karena kuota terbatas dan permintaan tinggi, masyarakat harus proaktif memantau jadwal dan segera melakukan pemesanan.
Dengan persiapan yang tepat, tradisi berbagi kebahagiaan melalui amplop Lebaran bisa tetap berjalan tanpa hambatan.
