
KabarKabari,- Persipura Jayapura kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat komposisi tim menghadapi kompetisi musim berjalan. Klub yang dikenal dengan julukan Mutiara Hitam tersebut resmi mendatangkan dua pemain baru, yakni gelandang lokal Bima Ragil dan striker asing Victor Mansaray. Perekrutan ini dilakukan setelah sebelumnya Persipura juga mengamankan tanda tangan Williams Lugo sebagai bagian dari strategi memperdalam kualitas skuad.
Kedatangan dua pemain baru tersebut diumumkan secara resmi melalui akun media sosial klub. Manajemen Persipura menegaskan bahwa perekrutan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan daya saing tim, khususnya di lini tengah dan lini depan yang menjadi fokus evaluasi dalam beberapa waktu terakhir.
Strategi Transfer Persipura: Fokus Keseimbangan Tim
Langkah Persipura merekrut Bima Ragil dan Victor Mansaray dinilai sebagai strategi yang cukup terukur. Klub tidak hanya fokus pada pemain asing, tetapi juga mempertimbangkan pemain lokal berpengalaman yang memahami atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia.
Bima Ragil diproyeksikan menjadi pengatur permainan di lini tengah. Sementara Victor Mansaray diharapkan mampu menjadi solusi ketajaman di lini serang, terutama setelah kepergian striker sebelumnya, Matheus Silva, yang memilih melanjutkan karier ke klub Irak, Al Zawraa Sport Club.
Kehilangan striker utama tentu menjadi tantangan bagi tim. Oleh karena itu, kehadiran Mansaray dianggap sebagai langkah cepat manajemen untuk menutup celah di lini depan.
Profil Bima Ragil: Gelandang Berpengalaman dan Pemimpin di Lapangan
Bima Ragil bukan nama asing dalam kompetisi sepak bola nasional. Gelandang kelahiran Jombang, 26 Agustus 1991 tersebut dikenal sebagai pemain dengan pengalaman dan kepemimpinan yang kuat di lapangan.
Selama beberapa musim terakhir, Bima menjadi sosok sentral di Deltras FC. Ia dipercaya sebagai kapten tim dan memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim di Liga 2. Kepemimpinan Bima terlihat dari konsistensi performanya selama tiga musim berturut-turut sejak 2023.
Pada musim kompetisi terbaru, Bima mencatat 17 penampilan dengan kontribusi satu gol dan tiga assist. Selain itu, ia juga tiga kali meraih penghargaan Man of the Match. Catatan ini menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam aspek bertahan, tetapi juga dalam membangun serangan.
Secara karakter permainan, Bima dikenal sebagai gelandang pekerja keras yang memiliki kemampuan distribusi bola cukup baik. Ia juga memiliki pengalaman membaca permainan lawan, sesuatu yang sangat dibutuhkan tim dengan target kompetitif.
Victor Mansaray: Striker Asing dengan Pengalaman Internasional
Selain memperkuat lini tengah, Persipura juga menambah kekuatan di lini depan dengan mendatangkan Victor Mansaray. Striker asing ini sebelumnya berstatus tanpa klub, sehingga proses perekrutan bisa berjalan lebih cepat tanpa negosiasi transfer antar klub.
Mansaray dikenal sebagai penyerang dengan mobilitas tinggi dan kemampuan bermain di beberapa posisi lini depan. Pengalaman bermain di berbagai kompetisi internasional membuatnya dinilai memiliki adaptasi taktik yang baik.
Kehadiran Mansaray menjadi penting mengingat lini depan Persipura membutuhkan sosok penyerang yang mampu menciptakan peluang sekaligus menjadi target man di kotak penalti lawan.
Menggantikan Peran Matheus Silva
Kepergian Matheus Silva ke klub Irak Al Zawraa Sport Club meninggalkan ruang kosong dalam struktur serangan Persipura. Matheus sebelumnya menjadi salah satu opsi utama lini depan tim.
Dalam situasi seperti ini, klub harus bergerak cepat agar stabilitas performa tim tidak terganggu. Perekrutan Mansaray menjadi solusi jangka pendek sekaligus potensi investasi jangka menengah jika performanya sesuai ekspektasi.
Dampak bagi Komposisi Tim
Kehadiran dua pemain baru ini berpotensi membawa dampak positif bagi Persipura, antara lain:
1. Stabilitas Lini Tengah
Dengan pengalaman Bima Ragil, Persipura diharapkan memiliki kontrol permainan yang lebih baik, terutama saat menghadapi tim dengan intensitas tinggi.
2. Variasi Serangan
Victor Mansaray memberi opsi tambahan dalam strategi serangan. Tim bisa bermain lebih fleksibel dengan variasi skema ofensif.
3. Kedalaman Skuad
Persipura kini memiliki opsi rotasi pemain yang lebih luas, penting untuk menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
Tantangan Adaptasi Pemain Baru
Meski memiliki kualitas individu, proses adaptasi tetap menjadi faktor penting. Bima Ragil relatif tidak memiliki kendala besar karena sudah terbiasa dengan kompetisi nasional.
Namun, bagi Victor Mansaray, adaptasi terhadap gaya bermain, kondisi cuaca, serta atmosfer kompetisi Indonesia menjadi tantangan tersendiri. Banyak pemain asing membutuhkan waktu untuk menemukan performa terbaik mereka di liga baru.
Harapan Suporter dan Target Tim
Suporter Persipura tentu berharap kedatangan pemain baru ini bisa membawa perubahan positif. Persipura sendiri dikenal sebagai salah satu klub dengan sejarah panjang dan prestasi besar di sepak bola Indonesia.
Dengan kombinasi pemain lokal berpengalaman dan pemain asing berkualitas, Persipura berharap bisa meningkatkan konsistensi performa dan kembali bersaing di papan atas kompetisi.
Kesimpulan
Perekrutan Bima Ragil dan Victor Mansaray menegaskan komitmen Persipura dalam membangun skuad kompetitif. Kombinasi pengalaman lokal dan sentuhan internasional diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan.
Meski demikian, keberhasilan transfer ini tetap bergantung pada proses adaptasi pemain, kecocokan taktik dengan pelatih, serta kekompakan tim secara keseluruhan. Jika semua berjalan sesuai rencana, dua pemain ini berpotensi menjadi bagian penting dalam perjalanan Persipura musim ini.
