
KabarKabari,- Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digemparkan oleh sebuah peristiwa kekerasan dalam lingkup keluarga yang nyaris merenggut nyawa. Seorang pria berinisial RK (28) tega menyerang pamannya sendiri, MY (55), menggunakan senjata tajam berupa tombak. Aksi brutal tersebut dipicu oleh konflik pembagian harta warisan yang berujung pada pertikaian berdarah.
Peristiwa mengerikan itu terjadi di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, pada Minggu, 28 Desember 2025. Insiden tersebut dengan cepat menyita perhatian warga sekitar setelah video kejadian menyebar luas di lingkungan masyarakat dan media sosial.
Cekcok Warisan Keluarga Berujung Kekerasan
Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa bermula dari adu mulut antara korban dan pelaku yang masih memiliki hubungan keluarga dekat, yakni paman dan keponakan. Cekcok tersebut dipicu oleh persoalan pembagian harta warisan yang sejak lama disebut-sebut menjadi sumber konflik di dalam keluarga mereka.
Awalnya, pertengkaran berlangsung dalam bentuk adu argumen biasa. Namun, situasi dengan cepat memanas ketika emosi pelaku tak lagi terkendali. RK yang diduga tersulut amarah tiba-tiba mengambil sebuah tombak dan mengejar korban.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sempat berusaha melerai, namun situasi berlangsung sangat cepat dan mencekam. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat pelaku berlari sambil menggenggam tombak, lalu menyerang korban tanpa ampun.
Korban Tersungkur Bersimbah Darah
Serangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka serius. Tombak yang digunakan pelaku mengenai tubuh korban hingga membuatnya tersungkur bersimbah darah. Teriakan histeris warga pun terdengar, menandakan kepanikan yang terjadi di lokasi kejadian.
Melihat kondisi korban yang semakin kritis, sejumlah warga berinisiatif menolong. Mereka berusaha merebut senjata tajam dari tangan pelaku untuk mencegah jatuhnya korban tambahan. Setelah melalui upaya yang cukup menegangkan, warga akhirnya berhasil melucuti tombak dari tangan RK.
Meski demikian, pelaku tidak langsung menyerah. Setelah kehilangan senjatanya, ia sempat mencoba melarikan diri dari lokasi kejadian. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh warga yang telah berkumpul dan mengepung area sekitar.
Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Korban segera dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Hingga kini, korban dilaporkan masih dalam kondisi kritis dan mendapatkan pengawasan ketat dari tim medis akibat luka serius yang dideritanya.
Sementara itu, pelaku diamankan oleh warga sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian. Aparat dari Polsek setempat langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata.
Polisi Dalami Motif dan Latar Belakang Konflik
Pihak kepolisian membenarkan adanya insiden penyerangan tersebut dan memastikan bahwa kasus ini dipicu oleh konflik internal keluarga terkait pembagian harta warisan. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif lengkap serta kronologi detail kejadian.
“Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan terduga pelaku. Motif sementara mengarah pada konflik keluarga, namun akan kami dalami lebih lanjut,” ujar salah satu petugas kepolisian setempat.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpancing emosi, terutama dalam menyelesaikan persoalan keluarga yang seharusnya bisa diselesaikan secara musyawarah.
Warga Trauma, Lingkungan Minta Mediasi Keluarga
Peristiwa berdarah ini meninggalkan trauma bagi warga sekitar. Banyak warga mengaku tak menyangka konflik keluarga bisa berujung pada aksi kekerasan brutal. Beberapa tokoh masyarakat setempat pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
Mereka mendorong agar penyelesaian konflik keluarga di wilayah tersebut ke depan dapat melibatkan tokoh adat, tokoh agama, maupun aparat desa, guna mencegah pertikaian yang berujung pada kekerasan fisik.
Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa persoalan warisan, jika tidak diselesaikan secara bijak dan terbuka, dapat memicu tragedi serius. Aparat kini terus mendalami kasus ini sembari menunggu kondisi korban stabil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

One thought on “Duel Warisan di Gowa, Paman Kritis Ditombak Keponakan”