
KabarKabari,- Napoli akhirnya kembali menorehkan sejarah besar. Klub asal Italia selatan itu sukses menjuarai Piala Super Italia 2025 usai mengalahkan Bologna dengan skor 2-0 pada partai final yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, Selasa (23/12/2025) pagi WIB. Kemenangan ini terasa sangat spesial karena untuk pertama kalinya sejak 1990, Napoli mampu mengawinkan gelar Scudetto dan Piala Super Italia dalam satu musim.
Bintang kemenangan Napoli pada laga ini adalah David Neres. Winger asal Brasil tersebut tampil luar biasa dengan mencetak dua gol yang memastikan trofi Supercoppa Italiana kembali ke lemari prestasi I Partenopei. Penampilan impresif Neres membuatnya layak dinobatkan sebagai pemain terbaik final.
Final Panas di Tanah Netral
Final Piala Super Italia 2025 mempertemukan Napoli sebagai juara Serie A dengan Bologna yang tampil mengejutkan sepanjang musim lalu. Bermain di stadion megah di Riyadh, laga berlangsung ketat sejak menit awal. Bologna mencoba tampil disiplin dan mengandalkan permainan kolektif, sementara Napoli lebih sabar dalam membangun serangan.
Gol pembuka akhirnya datang dari kaki David Neres pada babak pertama. Memanfaatkan celah di lini pertahanan Bologna, Neres melepaskan tembakan terukur yang gagal dibendung kiper lawan. Gol tersebut membuat Napoli semakin percaya diri mengontrol jalannya pertandingan.
Memasuki babak kedua, Bologna mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya pertahanan Napoli membuat upaya tersebut kerap mentah. Justru Napoli yang kembali mencetak gol lewat skema serangan balik cepat, lagi-lagi melalui David Neres, yang menuntaskan laga dengan skor akhir 2-0.
Sejarah yang Lama Dinanti Napoli
Kemenangan ini bukan sekadar soal satu trofi tambahan. Napoli akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk kembali meraih dua gelar bergengsi dalam satu musim kalender: Scudetto dan Piala Super Italia. Terakhir kali prestasi ini dicapai adalah pada era keemasan klub di bawah kepemimpinan Diego Armando Maradona pada tahun 1990.
Jika dihitung secara keseluruhan, gelar ini menjadi Piala Super Italia ketiga dalam sejarah Napoli. Trofi tersebut mempertegas status Napoli sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Italia saat ini, bukan lagi sekadar kuda hitam seperti beberapa tahun lalu.
David Neres, Pahlawan Baru Partenopei
Nama David Neres kini semakin lekat di hati tifosi Napoli. Dua gol di partai final membuat kontribusinya musim ini semakin tak terbantahkan. Kecepatan, kelincahan, dan keberanian Neres dalam menusuk pertahanan lawan menjadi senjata utama Napoli di laga besar.
Performa Neres di final ini juga menunjukkan bahwa Napoli tidak kehilangan kualitas meski sempat mengalami perubahan besar dalam skuad. Ia mampu tampil menentukan di laga penting, sesuatu yang sangat dibutuhkan klub untuk menjaga mental juara.
Antonio Conte, Spesialis Juara
Kesuksesan ini juga menjadi momen istimewa bagi Antonio Conte. Pelatih berusia 56 tahun itu kembali membuktikan reputasinya sebagai spesialis trofi. Gelar Piala Super Italia ini merupakan yang kedua bagi Conte, setelah sebelumnya meraihnya bersama Juventus pada musim 2013/2014.
Conte tak bisa menyembunyikan kebanggaannya terhadap anak asuhnya. Dalam wawancara dengan Sport Mediaset, ia memberikan pujian tinggi atas mental dan performa tim.
“Para pemain pantas mendapatkan ucapan selamat atas penampilan luar biasa mereka di turnamen ini, baik melawan Milan maupun Bologna,” ujar Conte.
Ia juga menegaskan bahwa keinginan besar untuk menang menjadi faktor utama kesuksesan Napoli.
“Mereka menunjukkan betapa mereka menginginkan trofi ini untuk para penggemar. Kami baru saja meraih Scudetto dan Supercoppa Italiana, mengalahkan tim-tim kuat seperti Inter, Milan, dan Bologna,” tambahnya.
Mental Juara yang Kian Kuat
Salah satu hal yang paling menonjol dari Napoli musim ini adalah mental juara. Di Piala Super Italia, mereka harus menghadapi lawan-lawan berat seperti Inter dan AC Milan sebelum akhirnya menundukkan Bologna di final. Konsistensi dan fokus di laga-laga besar menjadi bukti bahwa Napoli kini sudah berada di level elite.
Conte juga menyinggung soal perayaan yang akan dilakukan timnya. “Kami akan merayakan Natal dengan meriah, dengan trofi baru di lemari piala,” ucapnya sambil tersenyum.
Bologna Tetap Patut Diapresiasi
Meski kalah di final, Bologna tetap layak mendapat pujian. Tim ini menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa musim terakhir dan mampu menembus partai puncak Piala Super Italia. Kekalahan dari Napoli bukan akhir segalanya, melainkan pengalaman berharga untuk terus berkembang.
Bologna sempat memberikan perlawanan, terutama di awal babak kedua. Namun, pengalaman dan kualitas individu Napoli membuat perbedaan di laga ini.
Napoli Kirim Pesan ke Italia dan Eropa
Dengan dua gelar besar sudah diamankan, Napoli kini mengirim pesan kuat ke para rivalnya di Italia dan Eropa. Mereka bukan hanya juara bertahan Serie A, tetapi juga tim dengan mental dan kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing di berbagai kompetisi.
Keberhasilan mengawinkan Scudetto dan Piala Super Italia menjadi simbol bahwa Napoli telah memasuki era baru, era di mana mereka bukan sekadar penantang, tetapi standar baru di sepak bola Italia.
Kemenangan atas Bologna di final Piala Super Italia 2025 menandai tonggak penting dalam sejarah Napoli. Setelah 35 tahun, I Partenopei kembali merasakan manisnya mengawinkan dua gelar prestisius. David Neres bersinar sebagai pahlawan, sementara Antonio Conte menegaskan statusnya sebagai pelatih sarat prestasi.
Napoli kini menatap masa depan dengan penuh percaya diri, membawa warisan kejayaan masa lalu ke era modern sepak bola Italia.

One thought on “Napoli Pecah Telur! Bungkam Bologna Piala Super Italia Setelah 35 Tahun”